KOMPAS.com - Seorang siswi tingkat akhir di Hampshire College mengadakan penelitian dan uji coba pengalaman sosial mengenai kehidupan di rumah berukuran kecil. Alih-alih tinggal di asrama mahasiswa, ia tinggal di dalam rumah kayu sejak Januari lalu.

Nara Williams, begitu nama mahasiswa tersebut, tinggal di rumah berukuran 12 meter persegi. Proyek ini merupakan proyek ujicoba untuk skripsi bertema kehidupan Amerika yang off the grid.

Williams menginvestigasi bentuk alternatif hunian. Awalnya, ia tertarik pada ilmu lingkungan dan cara hidup berkelanjutan.

Proyek bertajuk "Dwelling" tersebut tidak hanya berisi pengalamannya hidup dalam rumah berukuran kecil. Pertama, ia mengatur peminjaman rumah mungil dari Tumbleweed Tiny House Company, kemudian ia mendokumentasikan keluarga-keluarga yang tinggal di rumah-rumah non-konvensional. Rupanya, secara mengejutkan, pengalaman Williams tinggal dalam rumah tersebut tidak buruk.

"Sudah terasa seperti rumah dalam dua hari. Karena berukuran sangat kecil, rumah ini menentukan cara hidup kita dengan cara yang baik. Anda tidak punya kesempatan mengubah susunan interior. Saya tidak perlu khawatir mengenai pengecetan dan renovasi besar-besaran," ujar Wiliams.

Dia menekankan, bahwa di mana pun kita tinggal, Anda hanya perlu mempersiapkan mental. Terima keadaan rumah tersebut dan manfaatkan sebaik mungkin.



View the original article here



Peliculas Online